KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dahlan Iskan 14 September | Beritaviral

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Pasang Iklan Anda Disini
ARTICLE AD BOX

CNN Indonesia

Jumat, 08 Sep 2023 09:01 WIB

Menteri BUMN periode 2011-2014 era Presiden SBY, Dahlan Iskan mengatakan ke KPK tidak bisa menghadiri pemeriksaan pada Kamis (7/9). KPK agenda ulang pemeriksaan Dahlan Iskan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014 Dahlan Iskan memberi konfirmasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak bisa menghadiri pemeriksaan pada Kamis (7/9).

Agenda pemeriksaan dijadwalkan ulang menjadi Kamis (14/9) pekan depan. Menteri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina.

"Saksi [Dahlan Iskan] tidak datang dan konfirmasi penjadwalan ulang. Informasi nan kami terima penjadwalan ulang tersebut pada Kamis (14/9) pekan depan," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat (8/9).

Belum diketahui materi pemeriksaan nan hendak ditanyakan interogator KPK kepada Dahlan. Ali enggan memberi info lantaran pemeriksaan belum terlaksana.

Lembaga antirasuah sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini tetapi belum mengumumkannya secara resmi kepada publik. KPK juga tak mau buru-buru menahan para tersangka lantaran tetap terus mencari dan melengkapi perangkat bukti.

Terlebih, interogator lembaga antirasuah mempertimbangkan jangka waktu penahanan 120 hari bagi para tersangka. Apabila KPK tak melimpahkan berkas perkara dalam pemisah waktu tersebut, maka tersangka kudu dilepas.

KPK memasukkan kasus dugaan korupsi mengenai pengadaan LNG di PT Pertamina sebagai prioritas untuk diselesaikan. KPK menyatakan bakal membongkar secara utuh kasus tersebut demi memulihkan kerugian finansial negara.

Dalam penanganan kasus ini, KPK telah mencegah empat orang untuk berjalan ke luar negeri selama enam bulan.

Mereka adalah eks Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan, eks Direktur Gas dan Energi Baru Terbarukan Pertamina Yenni Andayani, eks Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto, dan anak kedua Karen berjulukan Dimas Mohamad Aulia.

KPK juga telah memanggil sejumlah saksi seperti Dirut Pertamina periode 2014-2017 Dwi Soetjipto, Senior VP Gas Pertamina periode 2011-2012 Nanang Untung, mantan Direktur Utama Pertagas Niaga Jugi Prajogio hingga Dirut PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) periode 2011-2014 Nur Pamudji.

(ryn/DAL)

[Gambas:Video CNN]

Yuk, daftarkan email jika mau menerima Newsletter kami setiap awal pekan.

Dengan berlangganan, Anda menyepakatikebijakan privasi kami.

powered by Free-Counters.org